Apa Itu Hermes AI?
Hermes AI atau Hermes Agent adalah AI agent open source yang dikembangkan oleh Nous Research. Berbeda dari chatbot AI biasa yang sebagian besar hanya menjawab pertanyaan, Hermes dirancang untuk ikut menjalankan pekerjaan secara langsung.
Hermes bisa digunakan untuk mencari informasi di internet, mengelola file, menjalankan perintah terminal, membantu coding, menggunakan browser, sampai menjalankan tugas otomatis sesuai jadwal.
Bisa Mengingat Kebiasaan Pengguna
Salah satu fitur menarik Hermes adalah persistent memory.
Artinya, Hermes ini bisa menyimpan informasi penting dari percakapan sebelumnya, seperti project yang sedang dikerjakan, preferensi pengguna, hingga cara menyelesaikan suatu pekerjaan. Jadi ketika digunakan lagi, pengguna tidak perlu menjelaskan semua hal yang dilakukan dari awal. Hal inilah yang membedakaannya dengan OpenClaw yang lebih cocok digunakan sebagai AI Automation. Sedangkan Hermes dapat mempelajari kebiasaan atau pekerjaan berulang yang telah dilakukan sebelumnya.
Tidak Terikat pada Satu Model AI
Hermes bukan hanya sebuah model AI, tetapi Hermes lebih mirip sebuah sistem atau AI agent framework yang bisa menggunakan berbagai model AI sebagai โotaknyaโ. Pengguna dapat menghubungkannya dengan model dari Nous Research, OpenRouter, OpenAI, dan berbagai provider lainnya.
Ini membuat Hermes cukup fleksibel karena pengguna tidak harus bergantung pada satu provider AI saja.
Bisa Menjalankan Tugas Secara Otomatis
Hermes juga mendukung automation.
Misalnya, pengguna dapat meminta Hermes menjalankan laporan secara berkala, melakukan pencarian informasi, menjalankan script, atau mengerjakan tugas tertentu berdasarkan jadwal. Hermes bahkan dapat membuat sub-agent untuk mengerjakan beberapa bagian pekerjaan secara terpisah.
Versi cloud-nya juga dirancang agar agent dapat tetap aktif meskipun komputer pengguna sedang tidak digunakan.
Open Source dan Bisa Dikustomisasi
Hermes Agent tersedia secara open source dengan lisensi MIT. Pengembang bisa menjalankannya sendiri, menambahkan tools, menghubungkannya dengan MCP server, atau membuat integrasi sesuai kebutuhan.
Hermes juga dapat digunakan melalui terminal, desktop, IDE, serta platform komunikasi seperti Telegram, Discord, Slack, dan WhatsApp.
Apakah Hermes AI Menarik?
Hermes menarik terutama untuk pengguna yang ingin AI lebih dari sekadar chatbot.
Konsepnya adalah membuat AI yang mengingat, belajar, menggunakan tools, dan benar-benar membantu menjalankan pekerjaan. Untuk developer atau pengguna yang suka melakukan otomatisasi, pendekatan seperti ini bisa menjadi salah satu gambaran bagaimana AI assistant berkembang ke depannya.
Ditulis oleh
Wilan
Kontributor tetap Bali Island Tekno yang aktif berbagi pengetahuan seputar teknologi, pemrograman, dan dunia rekayasa perangkat lunak.