Dunia game sempat dikejutkan karena Valve resmi membuka pendaftaran reservasi untuk Steam Machine generasi kedua. Ini adalah kelanjutan spiritual sekaligus peningkatan besar dari konsep Steam Machine lama mereka yang sempat mati suri, serta memanfaatkan kesuksesan arsitektur yang mereka pakai di Steam Deck.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai Steam Machine terbaru dari Valve:
1. Konsep "Konsol" Rasa PC untuk Ruang Tamu
Berbeda dengan Steam Deck yang merupakan konsol handheld (genggam), Steam Machine terbaru ini berwujud kotak komputer kompak berbentuk kubus 6 inci yang ditaruh di bawah TV atau ruang tamu.
Sistem operasinya menggunakan SteamOS berbasis Linux yang sama dengan Steam Deck. Jadi, begitu dinyalakan, kamu akan langsung masuk ke antarmuka Steam yang ramah controller, lengkap dengan sistem lencana "Verified" untuk mengetahui game apa saja yang langsung lancar dimainkan. Namun, karena sifatnya yang terbuka seperti PC biasa, pengguna bebas mengutak-atiknya atau bahkan menjadikannya komputer desktop biasa.
2. Spesifikasi Gahar dalam Bentuk Ringkas
Mesin ini menggunakan jeroan kustom hasil kerja sama dengan AMD (Zen 4 CPU dan GPU AMD). Beberapa spesifikasi utamanya yang sudah dikonfirmasi antara lain:
- RAM: 16 GB.
- Penyimpanan: Pilihan SSD NVMe 512GB atau 2TB, lengkap dengan slot MicroSD.
- Fitur Fisik: Dilengkapi panel LED di bagian depan yang bisa dikustomisasi (misalnya untuk melihat progres download) serta faceplate (penutup bodi) yang bisa dilepas-pasang.
3. Harga yang Cukup Mengejutkan (Lebih Mahal)
Salah satu hal yang paling memicu perdebatan di komunitas adalah harganya. Jika dulu Steam Deck dijual dengan strategi harga yang sangat mepet untung (murah), Steam Machine terbaru ini dibanderol dengan harga premium layaknya PC gaming kelas menengah:
- Versi 512GB: $1,049 USD
- Versi 2TB: $1,349 USD
Valve sendiri secara terbuka mengakui bahwa harga ini terpaksa tinggi karena adanya krisis kelangkaan global pada komponen RAM dan SSD akibat tingginya permintaan industri AI akhir-akhir ini.
4. Peluncuran dan Sistem Antrean Ketat
Konsol ini dijadwalkan resmi meluncur pada 30 Juni. Untuk menghindari calo (scalper) yang sering memborong barang, Valve menerapkan sistem undian/lotre reservasi.
Hanya akun Steam yang aktif dan sudah pernah melakukan transaksi sebelum tanggal tertentu yang bisa mendaftar antrean. Urutan pembelian akan diacak secara adil agar gamer asli yang mendapatkannya.
5. Ditemani Steam Controller Baru
Bersamaan dengan konsol ini, Valve juga menghidupkan kembali lini controller mereka dengan merilis Steam Controller generasi terbaru yang memiliki trackpad canggih. Pengguna bisa membeli konsolnya saja, atau membeli paket bundel yang sudah menyertakan stik kendali tersebut.
Ditulis oleh
Wilan
Kontributor tetap Bali Island Tekno yang aktif berbagi pengetahuan seputar teknologi, pemrograman, dan dunia rekayasa perangkat lunak.