DML pada SQL: Pengertian, Jenis, dan Perintah Dasarnya

WI
Wilan
3 menit baca
DML

Pengertian dan Jenis-Jenis DML

Data Manipulation Language (DML) adalah sebuah metode query pada SQL yang dapat digunakan setelah struktur database dibuat menggunakan DDL (Data Definition Language). Secara sederhana, DML merupakan kumpulan perintah query yang berfungsi untuk memanipulasi data yang ada di dalam sebuah database.

Perintah-perintah utama dalam DML meliputi:

  • INSERT untuk melakukan penambahan data.
  • UPDATE untuk melakukan perubahan atau pergantian data.
  • DELETE untuk melakukan penghapusan data.

DML sendiri dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu:

1. DML Prosedural

Pada jenis ini, perintah yang digunakan untuk memanipulasi data harus disertai dengan instruksi yang jelas mengenai bagaimana data pada file database tersebut diakses.

DML prosedural umumnya digunakan pada bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti C dan C++.

2. DML Non-Prosedural

Berbeda dengan prosedural, pada DML non-prosedural data dapat langsung dimanipulasi tanpa perlu menyertakan perintah tentang bagaimana cara mengakses data tersebut.

DML non-prosedural biasanya digunakan pada DBMS (Database Management System) seperti Paradox, FoxPro, dan SQL.


Kegunaan Perintah INSERT, UPDATE, dan DELETE pada SQL

Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai tiga perintah dasar DML beserta contoh penggunaannya:

1. Perintah INSERT

INSERT adalah perintah yang digunakan untuk menambahkan atau menyisipkan baris data baru ke dalam sebuah tabel di database.

Struktur Penulisan

INSERT INTO nama_tabel (kolom_data) VALUES (isi_data);

Contoh Penggunaan

INSERT INTO Jurusan (KodeJur, NamaJur) 
VALUES ('12', 'Teknik Informatika');

Penjelasan

Perintah di atas digunakan untuk menambahkan data baru pada tabel Jurusan. Pada kolom KodeJur akan diisi dengan nilai 12, sedangkan pada kolom NamaJur akan diisi dengan Teknik Informatika.


2. Perintah UPDATE

UPDATE adalah perintah yang digunakan untuk melakukan perubahan, pembaruan, atau pergantian data yang sudah ada di dalam database.

Struktur Penulisan

UPDATE nama_tabel 
SET nama_kolom = nilai_baru_kolom 
WHERE kondisi;

Contoh Penggunaan

UPDATE Mahasiswa 
SET Nama = 'Wilan' 
WHERE No = '1123';

Penjelasan

Perintah tersebut berarti kita mengubah data pada tabel Mahasiswa, tepatnya mengganti isi data pada kolom Nama menjadi Wilan, khusus untuk baris data yang memiliki nilai No sama dengan 1123.

Catatan Penting

Jika perintah WHERE atau kondisi tidak dimasukkan, maka sistem akan mengubah seluruh data pada kolom tersebut untuk semua baris.


3. Perintah DELETE

DELETE adalah perintah yang digunakan untuk melakukan penghapusan baris data pada database.

Struktur Penulisan

DELETE FROM nama_tabel 
WHERE kondisi;

Contoh Penggunaan

DELETE FROM Mahasiswa 
WHERE No = '1123';

Penjelasan

Perintah tersebut berguna untuk menghapus data pada tabel Mahasiswa yang memiliki record data No atau NIM 1123.

Catatan Penting

Penghapusan data menggunakan DELETE sangat bergantung pada kondisi WHERE yang digunakan. Sebaiknya selalu cek kembali apakah perintah DELETE sudah terdefinisi dengan kondisi yang benar agar tidak ada data penting yang tidak sengaja terhapus.

W

Ditulis oleh

Wilan

Kontributor tetap Bali Island Tekno yang aktif berbagi pengetahuan seputar teknologi, pemrograman, dan dunia rekayasa perangkat lunak.

Kembali ke Beranda Diperbarui pada: 5 Juni 2026