Perbedaan ARM dan x86

WI
Wilan
4 menit baca
CPU ARM vs X86

Dalam dunia komputer, laptop, server, sampai smartphone, kita sering mendengar istilah ARM dan x86. Keduanya adalah jenis arsitektur prosesor, yaitu cara kerja dasar sebuah CPU dalam menjalankan perintah.

Secara sederhana, ARM dan x86 sama-sama digunakan untuk menjalankan perangkat, tapi punya karakter yang berbeda.

Apa Itu ARM?

ARM adalah arsitektur prosesor yang terkenal hemat daya. Karena itu, ARM banyak digunakan di perangkat yang mengandalkan baterai, seperti:

  • Smartphone
  • Tablet
  • Smartwatch
  • Beberapa laptop modern
  • Perangkat IoT
  • Server hemat energi

Contoh perangkat yang memakai ARM adalah iPhone, iPad, banyak HP Android, dan MacBook dengan chip Apple Silicon seperti M1, M2, M3, dan seterusnya.

Keunggulan utama ARM adalah konsumsi daya yang rendah, suhu lebih adem, dan efisiensi yang bagus.

Apa Itu x86?

x86 adalah arsitektur prosesor yang sudah lama digunakan di komputer desktop dan laptop. Prosesor dari Intel dan AMD yang umum dipakai di PC biasanya menggunakan arsitektur x86.

x86 banyak ditemukan di:

  • Komputer desktop
  • Laptop Windows
  • Server
  • Workstation
  • Komputer gaming

Keunggulan utama x86 adalah performa tinggi dan kompatibilitas software yang sangat luas, terutama untuk aplikasi lama dan aplikasi profesional di Windows.

Perbedaan Utama ARM dan x86

1. Konsumsi Daya

ARM biasanya lebih hemat daya dibanding x86. Inilah alasan kenapa ARM sangat cocok untuk smartphone dan laptop tipis yang butuh baterai tahan lama.

Sementara itu, x86 cenderung membutuhkan daya lebih besar, terutama untuk performa tinggi seperti gaming, rendering, dan kerja berat lainnya.

2. Performa

Dulu, x86 sering dianggap lebih kuat dibanding ARM. Tapi sekarang, ARM sudah berkembang sangat jauh.

Contohnya, chip Apple Silicon berbasis ARM bisa memberikan performa tinggi dengan konsumsi daya yang tetap efisien. Jadi, ARM sekarang tidak bisa dianggap hanya untuk perangkat kecil saja.

Namun, untuk beberapa kebutuhan berat tertentu, terutama di dunia gaming dan workstation Windows, x86 masih sangat kuat dan banyak digunakan.

3. Kompatibilitas Software

x86 unggul dalam kompatibilitas software, terutama di ekosistem Windows. Banyak aplikasi lama, software kantor, game, dan tools profesional dibuat untuk x86.

ARM juga bisa menjalankan banyak aplikasi modern, tapi kadang masih perlu penyesuaian. Beberapa aplikasi mungkin harus dibuat khusus untuk ARM agar berjalan maksimal.

4. Penggunaan di Perangkat

ARM lebih sering dipakai di perangkat mobile dan perangkat hemat energi. Contohnya HP, tablet, dan laptop dengan baterai panjang.

x86 lebih sering dipakai di PC desktop, laptop konvensional, server, dan perangkat yang membutuhkan kompatibilitas luas.

5. Panas dan Efisiensi

Karena lebih hemat daya, ARM biasanya menghasilkan panas yang lebih rendah. Ini membuat perangkat ARM bisa lebih tipis, lebih senyap, bahkan kadang tidak perlu kipas.

x86 biasanya menghasilkan panas lebih tinggi, terutama saat digunakan untuk pekerjaan berat. Karena itu, banyak perangkat x86 membutuhkan sistem pendingin yang lebih besar.

Kelebihan ARM

ARM cocok untuk kamu yang butuh perangkat ringan, hemat baterai, dan tetap cepat untuk penggunaan harian.

Kelebihannya:

  • Hemat daya
  • Baterai lebih tahan lama
  • Suhu lebih adem
  • Cocok untuk perangkat mobile
  • Efisien untuk laptop modern

Kelebihan x86

x86 cocok untuk kamu yang butuh kompatibilitas luas dan performa tinggi di banyak jenis software.

Kelebihannya:

  • Kompatibel dengan banyak aplikasi
  • Cocok untuk gaming
  • Banyak digunakan di PC dan laptop Windows
  • Kuat untuk pekerjaan berat
  • Dukungan software sangat luas

Jadi, Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya tergantung kebutuhan.

Kalau kamu butuh perangkat hemat baterai, ringan, adem, dan nyaman untuk kerja harian, ARM bisa jadi pilihan yang bagus.

Tapi kalau kamu butuh komputer untuk gaming, aplikasi Windows tertentu, software lama, atau pekerjaan berat yang butuh kompatibilitas luas, x86 masih sangat relevan.

Kesimpulan

ARM dan x86 punya fungsi yang sama, yaitu menjalankan perintah di dalam komputer atau perangkat. Bedanya, ARM lebih fokus pada efisiensi dan hemat daya, sedangkan x86 lebih kuat dalam kompatibilitas dan performa di banyak aplikasi.

Saat ini, keduanya sama-sama penting. ARM semakin populer karena efisien dan makin kuat, sementara x86 masih menjadi pilihan utama untuk PC, gaming, dan banyak kebutuhan profesional.

W

Ditulis oleh

Wilan

Kontributor tetap Bali Island Tekno yang aktif berbagi pengetahuan seputar teknologi, pemrograman, dan dunia rekayasa perangkat lunak.

Kembali ke Beranda Diperbarui pada: 2 Juni 2026