Apa Itu GSM?
GSM adalah singkatan dari Global System for Mobile Communications. GSM merupakan teknologi jaringan seluler yang menggunakan kartu SIM untuk menyimpan identitas dan nomor pengguna.
Karena menggunakan kartu SIM, pengguna GSM dapat memindahkan nomor telepon ke perangkat lain dengan cukup memindahkan kartu SIM tersebut.
GSM dahulu banyak digunakan pada jaringan 2G dan menjadi dasar perkembangan jaringan seluler seperti 3G, 4G LTE, hingga 5G.
Beberapa operator yang menggunakan teknologi GSM di Indonesia antara lain Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Tri.
Apa Itu CDMA?
CDMA adalah singkatan dari Code Division Multiple Access. Teknologi ini menggunakan kode khusus untuk membedakan setiap pengguna dalam satu jaringan.
Pada sistem CDMA lama, nomor telepon biasanya terhubung langsung dengan perangkat. Karena itu, pengguna tidak selalu dapat memindahkan nomor dengan mudah seperti pada jaringan GSM.
CDMA pernah digunakan oleh beberapa operator di Indonesia, seperti Smartfren, Esia, Flexi, dan StarOne. Namun, jaringan CDMA saat ini sudah hampir tidak digunakan karena operator telah beralih ke teknologi 4G LTE dan 5G.
Tabel Perbedaan GSM dan CDMA
| Aspek | GSM | CDMA |
|---|---|---|
| Kepanjangan | Global System for Mobile Communications | Code Division Multiple Access |
| Cara kerja | Membagi jaringan berdasarkan waktu dan frekuensi | Membagi jaringan menggunakan kode khusus untuk setiap pengguna |
| Identitas pengguna | Tersimpan di kartu SIM | Umumnya tersimpan atau terhubung langsung dengan perangkat |
| Penggunaan kartu SIM | Menggunakan kartu SIM | CDMA lama umumnya tidak menggunakan kartu SIM biasa |
| Pindah perangkat | Mudah, cukup memindahkan kartu SIM | Lebih sulit karena nomor biasanya terhubung dengan perangkat |
| Jangkauan jaringan | Lebih luas dan digunakan di banyak negara | Jangkauannya lebih terbatas |
| Pilihan operator | Lebih banyak | Lebih sedikit |
| Roaming internasional | Lebih mudah dan tersedia secara luas | Lebih terbatas |
| Ketersediaan perangkat | Banyak pilihan perangkat | Pilihan perangkat lebih terbatas |
| Kualitas suara | Baik, tetapi bergantung pada jaringan | Dahulu dikenal memiliki kualitas suara yang cukup jernih |
| Kapasitas pengguna | Kapasitas terbatas berdasarkan pembagian frekuensi | Dapat menampung banyak pengguna dalam frekuensi yang sama |
| Keamanan | Menggunakan enkripsi dan autentikasi kartu SIM | Menggunakan kode khusus untuk membedakan pengguna |
| Konsumsi daya | Tergantung perangkat dan kekuatan sinyal | Pada beberapa kondisi dapat menggunakan daya lebih efisien |
| Kecepatan internet | Berkembang dari GPRS, EDGE, 3G, 4G, hingga 5G | Berkembang dari CDMA2000, EV-DO, kemudian beralih ke LTE |
| Penggunaan saat ini | Masih digunakan melalui jaringan 4G dan 5G | Teknologi CDMA lama sudah hampir ditinggalkan |
| Popularitas global | Sangat luas | Lebih banyak digunakan di beberapa negara tertentu |
| Kemudahan ganti operator | Relatif mudah dengan mengganti kartu SIM | Lebih rumit pada sistem CDMA lama |
| Fleksibilitas | Lebih fleksibel untuk pengguna | Lebih bergantung pada operator dan perangkat |
| Contoh operator Indonesia | Telkomsel, XL, Indosat, Tri | Smartfren CDMA, Esia, Flexi, StarOne |
Perbedaan Cara Kerja GSM dan CDMA
Perbedaan utama GSM dan CDMA terletak pada cara keduanya mengatur pengguna dalam jaringan.
GSM membagi jalur komunikasi berdasarkan waktu dan frekuensi. Sederhananya, setiap pengguna mendapatkan bagian tertentu untuk melakukan panggilan atau mengirim data.
Sementara itu, CDMA memungkinkan beberapa pengguna memakai frekuensi yang sama. Setiap pengguna dibedakan dengan kode khusus sehingga sinyalnya tidak tercampur dengan pengguna lain.
Walaupun cara kerjanya berbeda, tujuan kedua teknologi tersebut tetap sama, yaitu menghubungkan perangkat dengan jaringan operator.
Perbedaan Kartu SIM
GSM dikenal sebagai jaringan yang menggunakan kartu SIM. Di dalam kartu tersebut tersimpan informasi seperti nomor telepon, identitas pelanggan, dan data jaringan operator.
Keuntungan menggunakan kartu SIM adalah pengguna dapat berpindah perangkat dengan mudah. Cukup keluarkan kartu SIM dari ponsel lama, lalu pasang ke ponsel baru.
Pada CDMA lama, identitas pengguna biasanya dimasukkan langsung ke dalam perangkat. Proses mengganti perangkat sering kali harus dilakukan dengan bantuan operator.
Beberapa jaringan CDMA kemudian mulai menggunakan kartu khusus yang disebut RUIM. Namun, penggunaannya tidak seluas kartu SIM pada jaringan GSM.
Perbedaan Jangkauan Jaringan
GSM memiliki jangkauan yang lebih luas karena digunakan oleh sebagian besar operator di dunia. Pengguna GSM juga lebih mudah mendapatkan layanan ketika bepergian ke luar negeri.
CDMA memiliki jangkauan yang lebih terbatas. Teknologi ini dahulu banyak digunakan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, India, dan Indonesia.
Karena dukungan globalnya lebih kecil, perangkat CDMA sering mengalami keterbatasan ketika digunakan di negara lain.
Perbedaan Kualitas Sinyal
Kualitas sinyal GSM dan CDMA sebenarnya sangat bergantung pada lokasi, jumlah menara pemancar, kondisi bangunan, cuaca, serta jumlah pengguna dalam jaringan.
CDMA dahulu dikenal memiliki kualitas suara yang stabil dan mampu melayani banyak pengguna dalam satu frekuensi.
Namun, GSM lebih unggul dari sisi ketersediaan jaringan. Karena jumlah operator dan menara GSM lebih banyak, pengguna biasanya lebih mudah mendapatkan sinyal.
Pada masa sekarang, kualitas jaringan lebih banyak dipengaruhi oleh teknologi 4G LTE dan 5G daripada perbedaan GSM atau CDMA.
Perbedaan Kecepatan Internet
Pada jaringan GSM, perkembangan internet dimulai dari GPRS, EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE, hingga 5G.
Sementara itu, CDMA berkembang melalui teknologi CDMA2000 dan EV-DO. Pada masanya, EV-DO mampu memberikan koneksi internet yang cukup cepat.
Namun, perkembangan CDMA tidak berlangsung seluas GSM. Sebagian besar operator CDMA akhirnya menghentikan jaringan lamanya dan beralih ke 4G LTE.
Kelebihan dan Kekurangan GSM
Kelebihan GSM
- Jaringan tersedia lebih luas.
- Mudah mengganti perangkat dengan memindahkan kartu SIM.
- Pilihan operator dan paket internet lebih banyak.
- Mendukung roaming internasional.
- Pilihan perangkat lebih beragam.
- Lebih mudah digunakan saat bepergian ke luar negeri.
Kekurangan GSM
- Kualitas sinyal dapat menurun ketika jaringan terlalu padat.
- Pada jaringan 2G lama, kualitas suara dan internet masih terbatas.
- Kecepatan sangat bergantung pada lokasi dan layanan operator.
- Kartu SIM dapat hilang atau rusak.
Kelebihan dan Kekurangan CDMA
Kelebihan CDMA
- Dapat menampung banyak pengguna dalam satu frekuensi.
- Dahulu dikenal memiliki kualitas suara yang cukup baik.
- Penggunaan frekuensi lebih efisien.
- Gangguan antarpengguna dapat dikurangi dengan penggunaan kode khusus.
Kekurangan CDMA
- Jangkauan jaringan lebih terbatas.
- Sulit mengganti perangkat pada sistem CDMA lama.
- Pilihan operator lebih sedikit.
- Pilihan perangkat terbatas.
- Roaming internasional lebih sulit.
- Teknologi CDMA lama sudah hampir tidak digunakan.
Apakah Smartfren Masih Menggunakan CDMA?
Smartfren memang dikenal sebagai salah satu operator CDMA di Indonesia. Namun, Smartfren telah menghentikan layanan CDMA dan beralih menggunakan jaringan 4G LTE.
Artinya, perangkat CDMA lama sudah tidak dapat digunakan untuk mengakses jaringan Smartfren. Pengguna harus menggunakan perangkat yang mendukung jaringan 4G LTE atau teknologi yang lebih baru.
Apakah GSM Masih Digunakan Saat Ini?
Istilah GSM masih sering digunakan untuk menyebut operator yang menggunakan kartu SIM. Namun, jaringan seluler modern sebenarnya sudah berkembang jauh dari teknologi GSM 2G.
Saat ini, mayoritas pengguna menggunakan jaringan 4G LTE dan mulai beralih ke 5G. Teknologi tersebut digunakan untuk mengakses internet, melakukan panggilan, mengirim pesan, dan menggunakan berbagai layanan digital.
Jadi, meskipun istilah GSM masih populer, teknologi yang digunakan sehari-hari sekarang umumnya adalah LTE dan 5G.
GSM atau CDMA, Mana yang Lebih Baik?
Jika dibandingkan berdasarkan kebutuhan pengguna saat ini, GSM lebih unggul karena memiliki jangkauan luas, pilihan operator lebih banyak, dan lebih mudah digunakan.
Namun, perbandingan GSM dan CDMA sudah tidak terlalu relevan untuk memilih jaringan seluler modern. Hal yang lebih penting saat ini adalah memastikan perangkat mendukung:
- Jaringan 4G LTE atau 5G.
- Frekuensi yang digunakan operator.
- Teknologi VoLTE untuk panggilan.
- Kartu SIM fisik atau eSIM.
- Jangkauan sinyal operator di lokasi pengguna.
Kesimpulan
GSM dan CDMA merupakan dua teknologi jaringan seluler yang memiliki cara kerja berbeda. GSM menggunakan kartu SIM dan memiliki jangkauan global yang lebih luas. Sementara itu, CDMA menggunakan kode khusus untuk membedakan setiap pengguna dalam satu jaringan.
CDMA dahulu memiliki keunggulan dalam kapasitas dan kualitas suara. Namun, keterbatasan perangkat, operator, dan jangkauan membuat teknologi ini semakin ditinggalkan.
Saat ini, sebagian besar operator telah menggunakan jaringan 4G LTE dan 5G. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu terlalu fokus memilih antara GSM atau CDMA. Sebaiknya, pilih operator berdasarkan kualitas sinyal, kecepatan internet, harga paket, dan jangkauan jaringan di lokasi tempat tinggal.
Ditulis oleh
Wilan
Kontributor tetap Bali Island Tekno yang aktif berbagi pengetahuan seputar teknologi, pemrograman, dan dunia rekayasa perangkat lunak.