Xiaomi kembali memperkuat lini tablet premiumnya lewat Xiaomi Pad 9 Pro. Generasi terbaru ini membawa perubahan yang cukup terasa dibanding pendahulunya, terutama dari ukuran layar yang sekarang mencapai 12,5 inci, baterai lebih besar, serta penggunaan chipset Snapdragon kelas flagship.
Xiaomi Pad 9 Pro diperkenalkan di China pada September 2026. Tablet ini menggunakan layar LCD 12,5 inci beresolusi 3.2K dengan refresh rate 144Hz, sementara dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5.
Menariknya, Xiaomi sepertinya tidak lagi ingin Pad seri Pro hanya dianggap sebagai tablet Android untuk menonton film atau bermain game. Ukuran layar yang semakin besar, dukungan keyboard, stylus, aplikasi kelas desktop, sampai sistem multitasking di HyperOS 4 menunjukkan arah yang lebih jelas: perangkat ini ingin mengambil sebagian pekerjaan yang biasanya dilakukan di laptop.
Layar 12,5 Inci Jadi Perubahan Paling Terasa
Salah satu peningkatan terbesar Xiaomi Pad 9 Pro ada pada layarnya.
Tablet ini memakai panel LCD 12,5 inci dengan resolusi 3200 x 2136 piksel, refresh rate hingga 144Hz, serta tingkat kecerahan puncak sekitar 1.000 nits. Xiaomi juga memberikan dukungan Dolby Vision, HDR10 dan HDR Vivid.
Memang sedikit menarik bahwa Xiaomi masih memilih LCD ketika beberapa tablet premium sudah mulai beralih ke OLED. Namun keputusan ini tidak otomatis menjadi kekurangan.
Untuk tablet berukuran besar yang akan sering digunakan membaca dokumen, browsing, membuat catatan atau bekerja berjam-jam, panel LCD berkualitas tinggi justru masih masuk akal. Risiko burn-in praktis bukan masalah dan Xiaomi juga menggunakan DC dimming untuk mengatur tingkat kecerahan layar.
Ukuran 12,5 inci menurut saya justru menjadi titik terpenting pada generasi ini.
Pada layar sekitar 11 inci, menjalankan dua aplikasi berdampingan terkadang masih terasa agak sempit. Ketika ukuran naik ke 12,5 inci, membuka browser di satu sisi dan dokumen di sisi lainnya mulai terasa jauh lebih natural.
Snapdragon 8 Gen 5 untuk Pekerjaan Berat
Di bagian performa, Xiaomi Pad 9 Pro menggunakan Snapdragon 8 Gen 5.
Chipset ini ditemani sistem pendingin berbasis grafit dengan area pelepasan panas lebih dari 22.000 mm². Dalam materi pengujian yang beredar di China, performanya diklaim mampu melewati angka 3,4 juta pada AnTuTu.
Tentunya benchmark bukan satu-satunya penentu pengalaman menggunakan tablet.
Justru keuntungan chipset sekencang ini lebih terasa beberapa tahun setelah pembelian. Editing video, memainkan game dengan grafis berat, membuka banyak aplikasi sekaligus hingga menjalankan fitur AI membutuhkan tenaga pemrosesan yang cukup besar.
Dengan kata lain, Snapdragon 8 Gen 5 mungkin terasa berlebihan jika tablet hanya digunakan untuk YouTube dan browsing. Namun untuk pengguna yang berniat memakai tablet selama tiga sampai lima tahun, tenaga ekstra tersebut bisa menjadi investasi yang cukup masuk akal.
RAM Sampai 16 GB
Xiaomi menawarkan Pad 9 Pro dengan beberapa konfigurasi memori.
Pilihan yang tersedia di pasar China mulai dari 8 GB RAM + 128 GB penyimpanan, kemudian 8 GB + 256 GB, 12 GB + 256 GB hingga konfigurasi tertinggi 16 GB + 256 GB. Tersedia pula versi Soft Light Edition pada beberapa konfigurasi.
RAM 16 GB jelas bukan kebutuhan semua orang.
Namun kapasitas sebesar itu akan berguna jika Xiaomi terus meningkatkan kemampuan multitasking HyperOS. Semakin banyak aplikasi yang dapat berjalan bersamaan tanpa harus dimuat ulang, semakin dekat pengalaman penggunaannya dengan sebuah komputer.
HyperOS 4 Makin Fokus ke Produktivitas
Hardware kencang sebenarnya tidak akan terlalu berguna apabila sistem operasinya masih terasa seperti smartphone yang diperbesar.
Karena itu, salah satu bagian menarik dari Xiaomi Pad 9 Pro justru ada di HyperOS 4.
Sistem ini mendukung penggunaan beberapa jendela aplikasi sekaligus serta aplikasi produktivitas yang telah dioptimalkan untuk layar besar. Di China, Xiaomi juga mempromosikan versi PC dari WPS dan aplikasi editing seperti CapCut/Jianying sebagai bagian dari pengalaman produktivitas tablet.
Xiaomi Pad 9 Pro juga dapat dipasangkan dengan Focus Stylus Pro dan keyboard resmi Xiaomi.
Kombinasi tablet, keyboard dan stylus seperti ini membuat perangkatnya lebih fleksibel. Saat santai bisa digunakan seperti tablet biasa, tetapi ketika harus mengetik dokumen tinggal memasang keyboard.
Namun ada satu hal yang perlu diingat. Tablet belum tentu bisa menggantikan laptop untuk semua orang.
Pekerjaan yang membutuhkan aplikasi desktop khusus, development environment, software engineering atau workflow perusahaan tertentu tetap lebih nyaman dilakukan melalui Windows, macOS atau Linux.
Sebaliknya, untuk mahasiswa, content creator ringan, pekerja administrasi atau orang yang sebagian besar pekerjaannya dilakukan melalui browser dan dokumen, perangkat seperti Pad 9 Pro mulai semakin masuk akal sebagai perangkat utama.
Baterai 11.000 mAh
Ukuran bodi yang lebih besar juga dimanfaatkan Xiaomi untuk memasang baterai 11.000 mAh.
Pengisiannya mendukung fast charging 67W dan bahkan reverse charging hingga 22,5W sehingga tablet dapat digunakan untuk mengisi perangkat lain ketika dibutuhkan.
Kapasitas 11.000 mAh sangat penting mengingat layar 12,5 inci dan refresh rate 144Hz membutuhkan daya yang tidak sedikit.
Secara konsep, baterai besar seperti ini juga membuat tablet lebih cocok digunakan sebagai perangkat kerja mobile. Pengguna tidak harus selalu berada dekat stop kontak ketika membawa tablet ke kampus, meeting atau perjalanan.
Enam Speaker untuk Multimedia
Xiaomi juga cukup serius pada bagian audio.
Pad 9 Pro menggunakan konfigurasi enam speaker dengan dukungan Dolby Atmos, meningkat dibanding konfigurasi empat speaker pada generasi sebelumnya. Tablet ini juga memiliki empat mikrofon untuk panggilan video maupun meeting online.
Kombinasi layar besar dan enam speaker bisa menjadi salah satu alasan menarik membeli perangkat ini bahkan bagi pengguna yang sebenarnya tidak terlalu membutuhkan kemampuan produktivitasnya.
Untuk menonton Netflix, YouTube atau film saat bepergian, pengalaman yang diberikan kemungkinan jauh lebih mendekati laptop dibanding tablet berukuran kecil.
Kamera 50 MP dan Kamera Depan 32 MP
Kamera memang jarang menjadi alasan utama seseorang membeli tablet.
Meski begitu, Xiaomi tetap memberikan kamera belakang 50 MP, sementara kamera depan menggunakan sensor 32 MP. Posisi kamera depan ditempatkan pada sisi panjang layar sehingga lebih sesuai ketika tablet digunakan secara horizontal untuk video conference.
Pendekatan seperti ini jauh lebih masuk akal untuk tablet karena kamera depan kemungkinan lebih sering digunakan untuk Zoom, Google Meet atau panggilan video dibanding mengambil selfie.
Tetap Tipis Meski Layarnya Besar
Walaupun layar dan baterainya membesar, Xiaomi berhasil menjaga bodinya tetap relatif tipis.
Xiaomi Pad 9 Pro memiliki ketebalan sekitar 5,8 mm dengan bobot sekitar 580 gram untuk varian standar. Bodinya menggunakan konstruksi metal dan tersedia dalam warna Black, Spruce Green serta Silver.
Bobot 580 gram sebenarnya sudah cukup berat jika tablet digunakan dengan satu tangan dalam waktu lama.
Namun untuk perangkat 12,5 inci, angka tersebut masih cukup masuk akal. Xiaomi tampaknya memang mendesain Pad 9 Pro lebih banyak digunakan di meja, dipasangkan keyboard, atau diletakkan pada stand dibanding terus-menerus dipegang seperti tablet 8 inci.
Tabel Spesifikasi Xiaomi Pad 9 Pro
| Spesifikasi | Xiaomi Pad 9 Pro |
|---|---|
| Layar | LCD 12,5 inci |
| Resolusi | 3200 x 2136 piksel / 3.2K |
| Refresh Rate | Hingga 144Hz |
| Kecerahan | Hingga 1.000 nits |
| HDR | Dolby Vision, HDR10, HDR Vivid |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 |
| RAM | 8 GB / 12 GB / 16 GB |
| Penyimpanan | 128 GB / 256 GB |
| Kamera Belakang | 50 MP |
| Kamera Depan | 32 MP |
| Baterai | 11.000 mAh |
| Fast Charging | 67W |
| Reverse Charging | 22,5W |
| Speaker | 6 speaker, Dolby Atmos |
| Mikrofon | 4 mikrofon |
| Sistem Operasi | Xiaomi HyperOS 4 |
| Port | USB-C, USB 3.2 Gen 1 |
| Ketebalan | Sekitar 5,8 mm |
| Berat | Sekitar 580 gram |
| Stylus | Mendukung Xiaomi Focus Stylus Pro |
| Keyboard | Mendukung keyboard eksternal Xiaomi |
| Warna | Black, Spruce Green, Silver |
Spesifikasi tersebut mengacu pada model yang diperkenalkan untuk pasar China pada September 2026.
Harga Xiaomi Pad 9 Pro
Di China, harga Xiaomi Pad 9 Pro dimulai dari 3.799 yuan untuk varian 8 GB + 128 GB.
Versi tertinggi dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 256 GB dijual sekitar 4.999 yuan. Ada pula Soft Light Edition yang menggunakan perlakuan layar khusus dan dijual sedikit lebih mahal.
Untuk Indonesia, hingga 24 September 2026 belum ada pengumuman resmi mengenai harga maupun jadwal penjualan Xiaomi Pad 9 Pro. Jadi harga rupiah dari versi China sebaiknya jangan dijadikan patokan harga resmi Indonesia.
Xiaomi Pad 9 Pro Cocok untuk Siapa?
Melihat spesifikasinya, Xiaomi Pad 9 Pro berada di posisi yang cukup menarik.
Perangkat ini mungkin terlalu berlebihan jika kebutuhan utama hanya streaming dan browsing. Xiaomi Pad versi reguler atau tablet kelas menengah tentunya sudah mencukupi.
Namun untuk mahasiswa, pekerja mobile, desainer, orang yang sering mengedit konten atau pengguna yang ingin membawa perangkat lebih sederhana dibanding laptop, Pad 9 Pro menawarkan kombinasi yang cukup masuk akal.
Yang paling menarik justru bukan angka benchmark-nya.
Perubahan ke layar 12,5 inci, baterai 11.000 mAh, enam speaker, dukungan keyboard dan stylus, serta HyperOS yang semakin serius menangani multitasking menunjukkan bahwa batas antara tablet dan laptop semakin tipis.



