ZTE melalui merek nubia kembali memperluas pilihan smartphone gaming dengan menghadirkan nubia Neo 5 Max. Smartphone ini cukup berbeda dibandingkan kebanyakan HP gaming yang beredar saat ini karena membawa layar berukuran sangat besar, yakni 7,5 inci. Bahkan nubia memperkenalkannya sebagai perangkat dalam kategori baru yang mereka sebut PadPhone.
Konsep tersebut mencoba menggabungkan beberapa fungsi dalam satu perangkat. Ukurannya masih berupa smartphone yang bisa dibawa ke mana-mana, tetapi layarnya dibuat mendekati tablet kecil. Di sisi lain, nubia tetap memberikan berbagai fitur yang biasanya ditemukan pada HP gaming, mulai dari tombol trigger, sistem pendingin berukuran besar, speaker stereo, hingga fitur AI khusus untuk bermain game.
nubia Neo 5 Max mulai diperkenalkan secara global pada Agustus 2026 dan wilayah Asia Tenggara menjadi salah satu pasar pertama yang mendapatkan perangkat ini.
Spesifikasi ZTE nubia Neo 5 Max
Berikut rangkuman spesifikasi nubia Neo 5 Max berdasarkan informasi resmi ZTE dan sejumlah sumber regional yang sudah memasarkan perangkat ini.
| Spesifikasi | ZTE nubia Neo 5 Max |
|---|---|
| Jaringan | 2G, 3G, 4G LTE, 5G |
| SIM | Dual Nano SIM |
| Layar | 7,5 inci, resolusi 1.5K |
| Jenis panel | IPS LCD pada spesifikasi pasar regional |
| Resolusi | Sekitar 2664 x 1280 piksel |
| Refresh rate | 120 Hz |
| Rasio layar | 18.7:9 |
| Fitur layar | SGS Eye Care, True DC Dimming, Magic Touch 3.0 |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7100 |
| Fabrikasi chipset | 6 nm |
| CPU | Octa-core, hingga 2,4 GHz |
| GPU | Mali-G610 MC2 |
| RAM | 8 GB LPDDR5X |
| Extended RAM | Hingga 12 GB virtual RAM |
| Total RAM yang dipasarkan | Hingga 20 GB, 8 GB fisik + 12 GB virtual |
| Penyimpanan | 256 GB / 512 GB |
| Jenis penyimpanan | UFS 2.2 |
| microSD | Tidak tersedia |
| Kamera belakang | 50 MP utama + 2 MP depth |
| Kamera depan | 16 MP |
| Sistem operasi | Android 16 |
| Antarmuka | MyOS 16 |
| Baterai | 7.100 mAh Super Dual-Cell |
| Fast charging | 45W |
| Bypass Charging | Ya |
| Sistem pendingin | 30.000 mm²+ |
| Gaming trigger | Neo Triggers 5.0 |
| Sampling rate trigger | 990 Hz |
| Latensi trigger | 4,7 ms |
| Speaker | Dual stereo speaker |
| Audio | Dolby Atmos, volume hingga 300% |
| Haptic | Z-axis linear motor |
| Gaming | AI Game Space 5.0 |
| AI | AI Copilot Demi 2.0 |
| Antena | 360° Game Antenna |
| NFC | Ya, tergantung wilayah |
| Wi-Fi | Wi-Fi dual-band |
| Bluetooth | Ya |
| GPS | GPS, GLONASS, Galileo, BDS |
| USB | USB Type-C |
| Fingerprint | Sensor sidik jari |
| Ketahanan | IP64 |
| Lampu RGB | Eagle Eye RGB Dynamic Lighting |
| Warna | Shadow Black, Titanium Gold, Cyber Silver |
ZTE sendiri mengonfirmasi layar 7,5 inci beresolusi 1.5K, Dimensity 7100, RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 2.2, baterai 7.100 mAh serta sistem pendingin lebih dari 30.000 mm². Detail seperti panel IPS LCD dan refresh rate 120 Hz tercantum pada spesifikasi perangkat yang dipasarkan di beberapa negara Asia Tenggara.
Layar 7,5 Inci Jadi Daya Tarik Utama
Hal yang paling mencolok dari nubia Neo 5 Max tentu ukuran layarnya. Dengan diagonal 7,5 inci, perangkat ini sudah jauh lebih besar dibandingkan smartphone biasa yang umumnya menggunakan layar sekitar 6,5 sampai 6,8 inci.
ZTE mengklaim area tampilan Neo 5 Max sekitar 27 persen lebih luas dibandingkan nubia Neo 5 5G. Rasio layar 18.7:9 juga membuat tampilan menjadi cukup lebar ketika smartphone digunakan secara horizontal.
Ukuran tersebut jelas memberikan keuntungan untuk bermain game. Tombol virtual bisa ditempatkan lebih berjauhan sehingga jari tidak terlalu menutupi layar. Saat digunakan untuk game FPS, area pandang yang besar juga membantu pengguna melihat objek dan lawan dengan lebih mudah.
Bukan hanya untuk gaming, layar tersebut juga cocok untuk menonton film, membuka dokumen, membaca artikel, atau menjalankan dua aplikasi sekaligus melalui fitur split-screen.
nubia bahkan menyediakan E-Ink Mode yang mengubah tampilan agar terasa lebih nyaman digunakan untuk membaca. Ada juga Landscape Mode yang memungkinkan HP ditempatkan menggunakan casing dengan stand sehingga perangkat bisa difungsikan seperti mini TV.
Dimensity 7100 Menjadi Otak Utamanya
Untuk urusan performa, nubia Neo 5 Max menggunakan MediaTek Dimensity 7100 dengan proses fabrikasi 6 nm. Chipset ini memiliki CPU octa-core dengan kecepatan hingga 2,4 GHz dan GPU Mali-G610 MC2.
Chipset tersebut kemudian dipadukan dengan RAM LPDDR5X sebesar 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 256 GB atau 512 GB. Pengguna juga bisa memanfaatkan RAM virtual tambahan hingga 12 GB sehingga nubia memasarkannya sebagai konfigurasi memori hingga 20 GB.
Posisi Neo 5 Max memang bukan sebagai smartphone flagship paling kencang. Fokusnya lebih ke memberikan pengalaman gaming yang nyaman melalui kombinasi layar besar, kontrol tambahan, pendinginan, baterai besar dan optimasi software.
Untuk membantu menjaga performa saat bermain, terdapat NeoTurbo Engine serta AI Game Space 5.0 yang menyediakan berbagai fitur dan pengaturan khusus gaming.
Neo Triggers 5.0 Buat Kontrol Game Lebih Nyaman
nubia masih mempertahankan salah satu ciri khas seri gaming Neo, yaitu tombol bahu atau shoulder trigger.
Pada Neo 5 Max digunakan Neo Triggers 5.0 dengan sampling rate mencapai 990 Hz dan hardware response latency sekitar 4,7 milidetik.
Trigger ini bisa dipetakan menjadi tombol tambahan dalam game. Misalnya saat memainkan game FPS, tombol sebelah kanan dapat dijadikan tombol menembak sementara tombol kiri digunakan untuk membidik.
Dengan begitu, pemain dapat menggunakan empat jari sekaligus tanpa harus menempatkan semua tombol di layar.
nubia juga menggunakan desain yang dioptimalkan untuk posisi tangan C-Grip. Area kontrol dibuat lebih luas sehingga tangan diharapkan tetap nyaman meskipun perangkat memiliki layar yang sangat besar.
Pendingin Lebih dari 30.000 mm²
HP gaming dengan layar besar dan baterai besar tentu membutuhkan manajemen suhu yang baik. Karena itu nubia memasang sistem pendinginan dengan area lebih dari 30.000 mm².
Sistem tersebut menggunakan dual-layer capillary vapor chamber serta panel VC tiga dimensi. Menurut ZTE, desain ini mampu meningkatkan efisiensi pembuangan panas hingga sekitar 140 persen.
Berbeda dari Neo 5 GT yang memiliki kipas aktif, pendekatan Neo 5 Max lebih mengandalkan sistem vapor chamber dengan area pendinginan yang sangat luas.
Pilihan ini cukup masuk akal karena Neo 5 Max lebih menonjolkan kombinasi gaming dan penggunaan multimedia dibandingkan mengejar performa ekstrem semata.
Baterai 7.100 mAh Cocok untuk Gaming Lama
Ukuran bodinya yang besar juga memberikan ruang bagi nubia untuk memasang baterai berkapasitas 7.100 mAh.
Baterainya menggunakan desain Super Dual-Cell yang membagi suplai daya ke dua sel. Selain membantu efisiensi, desain tersebut juga ditujukan untuk mengurangi panas saat perangkat digunakan dalam beban tinggi.
Pengisian cepat yang didukung mencapai 45W. Kapasitas baterainya memang besar, jadi angka 45W bukan yang tercepat di kelas HP gaming. Namun nubia menyediakan fitur yang lebih penting untuk pengguna yang sering bermain sambil terhubung ke charger, yaitu Bypass Charging.
Dengan fitur tersebut, listrik dapat langsung digunakan untuk menjalankan perangkat tanpa terus-menerus mengisi baterai. Hasilnya, panas pada baterai bisa dikurangi ketika pengguna bermain game dalam waktu lama.
Audio dan Getaran Dibuat Lebih Imersif
Pengalaman gaming bukan hanya soal grafis. nubia juga membekali Neo 5 Max dengan dua speaker simetris yang mendukung Dolby Atmos.
ZTE mengklaim volume speaker dapat mencapai hingga 300 persen dibandingkan level standar yang digunakan sebagai acuannya. Posisi speaker juga dirancang agar tidak mudah tertutup tangan ketika HP digunakan secara horizontal.
Selain itu, ada Z-axis linear motor untuk menghasilkan getaran yang lebih terasa ketika ada aksi tertentu di dalam game.
Bagian belakang perangkat juga dilengkapi Eagle Eye RGB Dynamic Lighting. Lampu ini menambah kesan gaming dan bisa menghasilkan efek cahaya sesuai kondisi tertentu.
AI Copilot Demi 2.0 Ikut Masuk ke Dalam Game
nubia tidak hanya menjual spesifikasi hardware. Neo 5 Max juga mendapatkan AI Copilot Demi 2.0.
AI ini dirancang sebagai asisten gaming yang dapat memberikan informasi dan bantuan selama bermain. Pada beberapa game yang didukung, sistem bisa memberikan panduan, informasi kondisi permainan hingga saran yang berkaitan dengan gameplay.
Ada juga AI Game Space 5.0 yang menjadi pusat berbagai pengaturan gaming, seperti optimasi performa, pengaturan trigger dan fitur pendukung lainnya.
Fitur AI seperti ini kemungkinan masih akan terus berkembang melalui pembaruan software, sehingga kegunaannya bisa berbeda tergantung game dan wilayah pemasaran.
Kamera Bukan Fokus Utama
Dari sisi kamera, nubia Neo 5 Max membawa kamera belakang utama 50 MP yang ditemani sensor depth 2 MP. Sementara kamera depannya menggunakan sensor 16 MP.
Konfigurasinya tergolong sederhana jika dibandingkan smartphone yang memang mengutamakan fotografi.
Hal tersebut tidak terlalu mengejutkan karena Neo 5 Max sejak awal diposisikan sebagai perangkat gaming dan multimedia. Jadi sebagian besar biaya dan ruang dalam perangkat lebih diarahkan ke layar, sistem pendingin, baterai serta fitur kontrol gaming.
Untuk kebutuhan foto sehari-hari, video call dan mengunggah konten ke media sosial, kameranya tetap cukup fungsional. Namun pengguna yang menjadikan kualitas kamera sebagai prioritas utama mungkin perlu mempertimbangkan pilihan lain.
Kesimpulan
ZTE nubia Neo 5 Max menawarkan konsep yang cukup berbeda di tengah tren smartphone saat ini. Alih-alih membuat perangkat gaming dengan ukuran normal, nubia memilih layar super besar 7,5 inci yang membuat batas antara smartphone dan tablet menjadi semakin tipis.
Layar besar tersebut kemudian dipadukan dengan Dimensity 7100, RAM LPDDR5X, baterai 7.100 mAh, pendinginan lebih dari 30.000 mm², Neo Triggers 5.0, speaker Dolby Atmos serta berbagai fitur gaming berbasis AI.
Neo 5 Max jelas bukan smartphone yang cocok untuk semua orang. Ukurannya yang besar mungkin kurang nyaman bagi pengguna yang menginginkan HP ringkas. Namun untuk gamer, pengguna yang sering menonton film, membaca, multitasking atau memang menyukai smartphone berlayar besar, konsep PadPhone yang ditawarkan nubia cukup menarik.
Terlebih lagi, nubia tidak sekadar memperbesar layar. Mereka juga menyesuaikan kontrol, pendinginan, baterai, audio dan software agar ukuran besar tersebut benar-benar memberikan manfaat dalam penggunaan sehari-hari.
Artikel Terkait
Xiaomi 18 Fold Resmi Meluncur, HP Lipat Premium dengan Chip Buatan Xiaomi
Ditulis oleh
Wilan
Kontributor tetap Bali Island Tekno yang aktif berbagi pengetahuan seputar teknologi, pemrograman, dan dunia rekayasa perangkat lunak.